4 Cara Mudah Memahami dan Menggunakan Adverb Dalam Sebuah Kalimat

Pengertian dari Adverb


Adverb pada umumnya adalah kata yang digunakan untuk menjelaskan bagaimana sebuah kegiatan/kata kerja (verb) dilakukan dan bagaimana sebuah kata sifat (adjective) dinyatakan dalam sebuah kalimat.

Stop! Jangan baca kebawah dulu!


Saya ingin teman-teman membaca pengertian adverb diatas dengan perlahan sampai kamu setidaknya mendapat kan gambaran, tentang apa sih fungsi dari adverb sebenarnya.

Sudah dapat gambaran? Sudah sedikit mengerti tentang adverb? Kalau sudah ayo lanjut!

adverb, belajar grammar, pengertian adverb,


Adverb dibentuk dengan menambahkan imbuhan –ly pada sebuah adjective (kata sifat). Walaupun ada juga adverb yang bukan merupakan modifikasi dari adjective ditambah –ly tersebut.

Adverb biasanya digunakan pada akhir kalimat walaupun ada juga adverb yang berada pada tengah kalimat. Adverb membantu seseorang yang ingin menjelaskan suatu kegiatan dan melakukan penekanan pada kata sifat yang dinyatakan. 


Bagaimana adverb digunakan? Berikut cara atau kondisi dimana adverb biasanya digunakan.

Menggunakan Adverb untuk menjelaskan Verb (Kata Kerja)


Adverb digunakan untuk menjelaskan bagaimana sebuah kegiatan (verb) dilakukan. Misalnya seperti contoh kalimat dibawah.



I laugh loudly


Saya ketawa dengan keras


Pada contoh kalimat diatas, kata “loudly” merupakan adverb nya. Coba perhatikan, “loud” merupakan adjective/kata sifat yang ditambahkan –ly pada bagian akhirnya.

Adverb “loudly” digunakan untuk menjelaskan bagaimana “saya” sebagai subjek pada kalimat diatas, tertawa.

Bagaimana saya tertawa? Saya tertawa dengan keras. I laugh loudly!

Mudah kan dimengerti?


 
Masih belum terlalu paham? Ayo coba lagi!




Yono runs quickly


Yono berlari dengan cepat


Pada contoh kalimat diatas, kata “quickly” merupakan adverb nya. Coba perhatikan, “quick” merupakan adjective/kata sifat yang ditambahkan –ly pada bagian akhirnya.

Adverb “quickly” digunakan untuk menjelaskan bagaimana “Yono” sebagai subjek pada kalimat diatas, berlari.

Bagaimana Yono berlari? Yono berlari dengan cepat. Yono runs quickly!

Mudah kan dimengerti?

·         Kenapa verb “run” diatas berubah menjadi “runs”? baca ini Verb dan bentuk perubahannya.



Contoh adverb yang dibentuk dengan menambahkan –ly pada sebuah adjective diatas, biasanya digunakan saat ada orang yang bertanya dengan menggunakan kata tanya “how” – “bagaimana”. Coba lihat 2 contoh kalimat tadi, ada kalimat tanya yang menggunakan kata “bagaimana” kan?

Menggunakan Adverb untuk menjelaskan Adjective (Kata Sifat)


Adverb digunakan untuk menjelaskan bagaimana sebuah kondisi/keadaan (Adjective) dinyatakan. Misalnya seperti contoh kalimat dibawah.



Lana is really hungry


Lana benar-benar lapar


Pada contoh kalimat diatas, kata “really” merupakan adverb nya. Coba perhatikan, “real” merupakan adjective/kata sifat yang ditambahkan –ly pada bagian akhirnya.

Adverb “really” digunakan untuk menjelaskan bagaimana “Lana” sebagai subjek pada kalimat diatas, merasa lapar.

Seberapa lapar Lana? Lana benar-benar lapar. Lana is really hungry!

·  Kalau dipikir-pikir, adverb yang digunakan untuk menjelaskan sebuah kata sifat atau adjective, biasanya merupakan cara unuk menjawab seberapa tinggi level dari suatu kondisi.

·   Misalnya pada kalimat diatas, saat ada yang bertanya, seberapa lapar Lana? Jawabannya kan bisa; tidak lapar, lumayan lapar, lapar banget, atau benar-benara lapar.


Mudah kan dimengerti?



Masih belum terlalu paham? Ayo coba lagi!



They are completely strong


Mereka kuat sekali


Pada contoh kalimat diatas, kata “completely” merupakan adverb nya. Coba perhatikan, “complete” merupakan adjective/kata sifat yang ditambahkan –ly pada bagian akhirnya.

Adverb “completely” digunakan untuk menjelaskan seberapa kuat “They” pada kalimat diatas, .

Seberapa kuat mereka?Mereka kuat sekali!

Mudah kan dimengerti?





adverb, pengertian adverb, adverb pada kalimat bahsa inggris



Membedakan Posisi Adverb Pada Suatu Kalimat

Perbedaan pada adverb yang digunakan untuk menjelaskan verb dengan adverb yang digunakan untuk menjelaskan adjective terletak pada posisi dimana adverb tersebut diletakan pada suatu kalimat. 


Seperti contoh kalimat adverb yang menjelaskan verb diatas, adverb diletakan pada akhir kalimat setelah verb.

-    I laugh loudly
-    Yono runs quickly

Sedangkan pada contoh kalimat adverb yang menjelaskan adjective, adverb diletakan sebelum adjective.

-    Lana is really hungry
-    They are completely strong

Mudah kan membedakan tempat untuk mearuh adverb pada suatu kalimat?

 

Menggunakan adverb untuk menyatakan waktu atau kebiasaan

Selain untuk menjelaskan verb atau adjective, adverb juga digunakan sebagai kata untuk menyatakan waktu atau kebiasaan. Kebiasaan di sini dalam arti, seberapa sering suatu hal di lakukan atau terjadi.

Bentuk adverb yang digunakan pun bukan bentuk adverb seperti 2 contoh diatas tadi. Adverb yang digunakan untuk ini lebih banyak jumlahnya karena merupakan sebuah kata sendiri. Berikut contohnya.



Tono will come tomorrow


Tono akan datang besok


Pada contoh kalimat diatas, kata “tomorrow” merupakan adverb nya. Coba perhatikan, “tomorrow” merupakan kata sendiri yang menyatakan waktu kedatangan dari Tono.

Tomorrow disini merupakan adverb yang menjelaskan tentang verb “come”. “Tomorrow”
 menjelaskan tentang kapan suatu verb akan dilakukan.

Berbeda dengan adverb berbentuk adjective + -ly yang menjelaskan tentang bagaimana sebuahverb dilakukan.

Mudah dimengerti kan?



Masih kurang? Ayo kita coba contoh lain.



Randy ate the Rendang yesterday


Randy makan rendang kemarin.


Pada contoh kalimat diatas, kata “yesterday” merupakan adverb nya. Coba perhatikan, “yesterday” merupakan kata sendiri yang menyatakan waktu dimana Randy memakan Rendang.

“Yesterday” disini merupakan adverb yang menjelaskan tentang verb bentuk lampau “ate”. Dengan kata lain, “Yesterday” menjelaskan tentang kapan suatu verb (ate) telah dilakukan.


Mudah dimengerti kan?



Cara Menggunakan Adverb di Tengah Kalimat

Selain contoh-contoh diatas, adverb juga terkadang bisa ditempatkan pada tengah kalimat. Terdapat beberapa kondisi dimana sebuah adverb boleh diletakan pada tengah kalimat. Berikut contoh-contoh nya.

Menggunakan Adverb di Tengah Kalimat, Pada Kalimat Dengan Verb


Ian always brushes his teeth


Ian selalu menggosok gigi nya


Always adalah adverb pada kalimat ini dan muncul sebelum verb pada suatu kalimat. Perhatikan bahwa “always” muncul sebelum verb “brushes”.

Jadi bila kalimat nya merupakan kalimat dengan verb, baik verb bentuk pertama maupun bentuk ke dua, maka adverb nya di letakan sebelum verb tersebut muncul.



Menggunakan Adverb di Tengah Kalimat, Pada Kalimat Dengan To Be



Eri is seldom late


Eri jarang terlambat


Seldom adalah adverb pada kalimat ini dan muncul sesudah to be (am,is,are,was,were) pada suatu kalimat. Perhatikan bahwa “seldom” muncul sesudah to be “is”.

Jadi bila kalimat nya merupakan kalimat dengan to be, maka adverb nya di letakan sesudah to be tersebut muncul pada kalimat.



Menggunakan Adverb di Tengah Kalimat, Pada Kalimat Dengan Verb 3



Gilang has never been at school


Gilang tidak pernah di sekolah


Contoh kalimat diatas merupakan present perfect tense dan memiliki susunan has/have + verb 3 dalam kalimat nya.

Never adalah adverb pada kalimat ini dan muncul sesudah has dan sebelum verb 3 (been) pada suatu kalimat. Perhatikan bahwa adverb diletakan diantara kedua penyusun kalimat tersebut.

Jadi bila kalimat nya merupakan kalimat dengan Verb 3, maka adverb nya di letakan ditengah-tengah has/have dengan verb 3.




Menggunakan Adverb di Tengah Kalimat, Pada Kalimat Tanya



Does Dika finally finish the job?


Apakah Dika akhirnya meyelesaikan pekerjaan itu?


Contoh kalimat diatas merupakan kalimat tanya.

Finally adalah adverb pada kalimat ini dan muncul sesudah subject (Dika)

Jadi bila kalimat nya merupakan kalimat tanya, maka adverb nya di letakan setelah subjek.





Contoh Adverb Yang Menyatakan Waktu atau Frekuensi


Berikut adalah contoh dari adverb yang biasanya digunakan untuk menyatakan waktu atau frekuensi.


Adverb
Arti nya
Ever
Selalu
Always
Selalu
Usually
Biasanya
Often
Sering
Frequently
Seringkali
Generally
Umumnya
Sometimes
Kadang-kadang
Occasionally
Adakalanya
Seldom
Jarang
Rarely
Jarang
Hardly Ever
Hampir tidak pernah
Never
Tidak perna
Not Ever
Tidak selalu
Already
sudah
Finally
Akhirnya
Just
Baru saja
Probably
Mungkin Saja


Kesimpulan dari Adverb Yang Kita Pelajari

  • Adverb yang digunakan untuk menjelaskan sebuah kata sifat atau adjective, biasanya merupakan cara untuk menjawab seberapa tinggi level dari suatu kondisi.
  • Kalimat adverb yang menjelaskan tentang verb, adverb diletakan pada akhir kalimat setelah verb.
  • Sedangkan pada contoh kalimat adverb yang menjelaskan tentang adjective, adverb diletakan sebelum adjective.
  • Bila kalimat nya merupakan kalimat dengan verb, baik verb bentuk pertama maupun bentuk ke dua, maka adverb nya di letakan sebelum verb tersebut muncul.
  •  Bila kalimat nya merupakan kalimat dengan to be, maka adverb nya di letakan sesudah to be tersebut muncul pada kalimat.
  • Bila kalimat nya merupakan kalimat dengan Verb 3, maka adverb nya di letakan ditengah-tengah has/have dengan verb 3.
  • Bila kalimat nya merupakan kalimat tanya, maka adverb nya di letakan setelah subjek.


Penutup

Demikian penjelasan tentang adverb yang bisa dibahas kali ini. Semoga bermanaat untuk teman-teman ya.

Ingat, belajar bahasa baru artinya adalah membangun kesempatan baru bagi diri kita sendiri untuk bertemu dan kenal dengan hal-hal baru.

0 Response to "4 Cara Mudah Memahami dan Menggunakan Adverb Dalam Sebuah Kalimat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel