Friday, September 1, 2017

2 Trik Mudah Saat Belajar Regular dan Irregular Verb



Kata kerja di dalam bahasa Inggris terdiri dari 2 macam kata, yaitu Regular dan Irregular verb; kata kerja yang beraturan dan tidak beraturan. 

Regular verb, Irregular verb, grammar, bahasa inggris


Sederhananya Regular verb bakalan berubah lebih rapi dibanding kan Irregular  verb. Contohnya bisa dilihat dibawah.

Regular Verb (Kata Kerja Beraturan)

 
Regular verb, kata kerja beraturan, belajar grammar

 


V1
V2
V3
Study
Studied
Studied
Listen
Listened
Listened
Start
Started
Started
Wash
Washed
Washed
Watch
Watched
Watched
Look
Looked
Looked
Cook
Cooked
Cooked


Pada Regular verb, tidak banyak yang berubah pada kata-katanya kan? Kebanyakan dari kata-kata diatas hanya perlu diganti atau ditambahkan bagian belakangnya menjadi –ed atau –ied.

Regular verb merupakan verb (kata kerja) yang paling dominan jumlahnya dalam bahasa Inggris. Kamu tidak akan kesulitan untuk mengenalinya di dalam sebuah kalimat saat membaca teks berbahasa Inggris.

Kalau istilah nya, mereka ini kata-kata yang “stick to the rule”, alias ngikutin aturan banget. Disiplin lah pokoknya. Hahaha...




Cara Menambahkan akhiran –ed pada Regular Verb (Kata Kerja Beraturan)

Walaupun terlihat sepele, namun banyak orang yang sering salah saat menambahkan akhiran –ed pada Regular verb. Kebanyakan dari mereka tidak tahu aturan apa saja yang harus dipenuhi sebelum menambahkan akhiran –ed pada sebuah kata. 

Baca juga 3 Macam Verb dan Cara Mudah Menguasai nya

Saat mengubah sebuah kata kerja beraturan menjadi bentuk V2 atau V3 nya, ada beberapa kondisi pada kata-kata tersebut yang harus dikenali. Sehingga saat mengubah susunan huruf pada kata tersebut, bentuknya sesuai dengan aturan yang baku. Berikut beberapa kondisi yang harus kamu pahami.



1.    Kata kerja yang berakhiran huruf konsonan dan huruf “e”

Contoh:


Regular Verb
Perubahan -ed
Arti
Hope
Hoped
Berharap
Injure
Injured
Mencederai
Dare
Dared
Menantang

Coba perhatikan kata-kata diatas.

Pada kata-kata diatas kata-kata yang memiliki susunan akhiran konsonan dan huruf “e” maka perubahannya tinggal menambahkan huruf “d” dibelakang. Jadi bukan menjadi Hopeed, Injureed, atau Dareed. 

Ingat, kata-kata berakhiran huruf konsonan + “e” = Cuma ditambah “d”.


2.    Kata Kerja yang berakhiran huruf vokal dan konsonan

Pada aturan kedua ini, terdapat 2 versiyaitu versi untuk kata kerja dengan 1 suku kata dan kata kerja dengan 2 suku kata.

Kata kerja 1 suku kata

Pada kata kerja dengan 1 suku kata dibagi lagi menjadi 2, yaitu kata kerja dengan 1 huruf vokal dan kata kerja dengan 2 vokal. Berikut contohnya.





Kata kerja 1 suku kata dengan 1 huruf vokal dan 1 huruf konsonan.

 

Contoh:

Regular Verb
Perubahan -ed
Arti
Stop
Stopped
Menghentikan
Rob
Robbed
Merampok
Beg
Begged
Memohon


Perhatikan kata-kata diatas, kata “stop” memiliki akhiran “op” yang merupakan huruf vokal dan konsonan. Saat ditambahkan akhiran –ed, maka kata tersebut harus diubah menjadi 1 huruf vokal dan 2 huruf konsonan menjadi “Stopp”, lalu setelah itu baru ditambahkan –ed.

1 vokal dan 1 konsonan menjadi 1 vokal, 2 konsonan, dan –ed.


Kata kerja 1 suku kata dengan 2 huruf vokal dan 1 konsonan.

Contoh:

Regular Verb
Perubahan -ed
Arti
Rain
Rained
Menghujani
Fool
Fooled
Membodohi
Dream
Dreamed
Memimpikan


Perhatikan kata-kata diatas, kata “Rain” memiliki akhiran “ai” yang merupakan 2 huruf vokal dan “n” yang merupakan 1 konsonan. Untuk mengubah nya maka kata tersebut cukup ditambahkan –ed.

2 vokal dan 1 konsonan menjadi 2 vokal, 1 konsonan, dan –ed.




Kata Kerja dengan 2 suku kata.

Pada kata kerja dengan 2 suku kata, kita tidak melihat susunan huruf vokal atau konsonannya, namun yang kita lihat adalah dimana letak penekanannya saat diucapkan. Perhatikan ya.



a.    Penekanan pada suku kata pertama

Contoh:


Regular Verb
Perubahan -ed
Arti
Listen
Listened
Mendengarkan
Offer
Offered
Menawarkan
Open
Opened
Membuka


Pada kata-kata diatas suku kata pertama mengalami penekanan saat diucapkan. Kata Listen mengalami penekanan pada suku kata “Lis” dan Offer mengalami penekanan pada suku kata “Off”. Bila menjumpai kata kerja seperti ini cukup tambahkan –ed dibelakang nya.

Penekanan pada suku kata pertama: cukup ditambahkan –ed dibelakangnya.





b.    Penekanan pada suku kata kedua

Contoh:


Regular Verb
Perubahan -ed
Arti
Prefer
Preferred
Lebih Menyukai
Control
Controlled
Mengontrol


Pada kata-kata diatas suku kata kedua mengalami penekanan saat diucapkan. Kata Prefer mengalami penekanan pada suku kata “fer” dan Control mengalami penekanan pada suku kata “trol”. Bila menjumpai kata kerja seperti ini cukup tambahkan satu huruf yang sama dengan huruf terakhir (di dobel) dan kemudian tambahkan –ed dibelakang nya.

Penekanan pada suku kata kedua: dobel huruf terakhir dan tambahkan –ed dibelakangnya.





3.    Kata kerja yang berakhir dengan 2 konsonan

Contoh:


Regular Verb
Perubahan -ed
Arti
Start
Started
Memulai
Fold
Folded
Melipat
Demand
Demanded
Meminta



Pada kata kerja yang berakhiran 2 konsonan, cukup tambahkan –ed pada akhiran nya.


4.    Kata Kerja dengan akhiran huruf “Y”

Contoh:


Regular Verb
Perubahan -ed
Arti
Enjoy
Enjoyed
Menikmati
Pray
Pray
Berdoa
Delay
Delayed
Menunda


Pada contoh di atas, hurif “Y” pada akhir kata di dahului oleh huruf vokal. Pada jenis kata seperti ini huruf “Y” tidak dihilangkan. Cukup dengan menambah –ed di belakang.


Kemudian, bentuk kata yang berakhiran "Y" lain seperti contoh di bawah.

Contoh:


Regular Verb
Perubahan -ed
Arti
Study
Studied
Belajar
Try
Tried
Mencoba
Reply
Replied
Membalas


Pada contoh di atas, huruf “Y” pada akhir kata di dahului oleh huruf konsonan. Pada jenis kata seperti ini huruf “Y” dihilangkan dan diganti dengan huruf “I”. Setelah itu, akhiran –ed di tambahkan di belakang.





5.    Kata kerja denan akhiran “ie”


Regular Verb
Perubahan -ed
Arti
Die
Died
Mati
Lie
Lied
Berbohong


Pada contoh di atas, kata kerja berakhiran “ie” cukup dengan menambah –ed di belakang.



Irregular Verb (Kata Kerja Tidak Beraturan)

V1
V2
V3
Eat
Ate
Eaten
Come
Came
Come
Write
Wrote
Written
Sleep
Slept
Slept
See
Saw
Seen
Drink
Drank
Drunk
Find
Found
Found


Pada Irregular verb, kata tersebut berubah menjadi beberapa macam dan tergantung pada jenis verbnya. Ada sekitar 180 verb atau kata kerja yang termasuk Irregular verb. Tapi tidak perlu takut, kamu tidak harus menghafal semuanya. Bertahap saja.




regular verb, Irregular verb, grammar, belajar bahasa inggris

irregular dan regular verb, belajar grammar, bahasa inggris

regular dan irregular verb, memahami grammar, bahasa inggris itu mudah


Trik Mudah Menghafal Irregular Verb


Irregular verb juga merupakan kata kerja yang sebenarnya mudah untuk dihafal. Ini karena bentuk antara V1 sampai V3 nya hampir-hampir mirip. Bagi sebagian orang mungkin sulit menghafal 180 kata berikut dengan 3 macam versi nya. Namun ada cara yang bisa kamu coba untuk menghafal Irregular verb tersebut. Bagaimana caranya?





Dengan melafalkan nya dengan  1 tarikan nafas.

Ini karena menghafal 3 buah kata yang berima sama mampu membuat otak mengingat lebih cepat. Cara kerjanya sama seperti saat kita menghafal alfabet saat masih anak-anak.

Coba perhatikan dan ucapkan dengan cepat kata-kata dibawah dari kiri ke kanan.

See
Saw
Seen
Drink
Drank
Drunk
Swim
Swam
Swum
Take
Took
Taken
Run
Ran
Run


Pada percobaan pertama kamu mungkin masih belum hafal 1 kata kerja beserta perubahannya. Coba lah melafalkan 1 kata kerja beserta perubahannya sebanyak 5 kali saja. Misalnya “Swim-Swam-Swum”.

Bagaimana?

Mudah dan Menarik bukan?

Coba lagi dengan kata lainnya. 

Drink-Drank-Drunk;
See-Saw-Seen;
Take-Took-Taken
.

Cobalah menggunakan metode yang sama untuk menghafal Irregular verb lainnya. Namun ingat untuk melakukannya secara perlahan. Misalnya 3-5 irregular verb perhari. Ini agar otak tidak terbebani untuk mengingat ratusan kata lainnya. 


Kesimpulan dari Regular dan Irregular Verb


- Regular Verb berubah lebih rapi dibanding Irregular Verb. 


- Irregular verb berjumlah kurang lebih 180 kata.

- Trik 1 tarikan nafas bisa digunakan untuk menghafal Irregular verb beserta perubahannya dengan mudah. 



Penutup

Ingat, belajar bahasa Inggris atau bahasa lainnya adalah tentang mengetahui dasar-dasar nya terlebih dahulu. Kalau kamu terburu-buru dan menganggap remeh untuk mempelajari dasar dari sebuah bahasa kamu kemungkinan besar bakalan “tersesat” dan akhirnya menyerah untuk belajar. Jadi perkuat dulu dasar pengetahuan mu tentang bahasa Inggris. Belajar sedikit tapi konsisten, lebih baik dibanding belajar banyak tapi “tergantung mood”.

Oke, sekian untuk Regular dan Irregular Verb. Semoga bermanfaat ya.

Sumber : Betty Schrampfer Azar. 1999. Understanding and Using English Grammar. Pearson Education

Artikel Terkait


EmoticonEmoticon