Friday, December 9, 2016

GENERATIO SPONTANEA - BIOGENESIS




Beberapa Teori Ilmiah Tentang Asal Usul Kehidupan di Bumi ::
  • Asal usul adanya kehidupan di bumi masih terus diteliti sampai sekarang. 
  • Penelitian itu bisa diibaratkan meneliti “duluan mana telur atau ayam”. Ayam berasal dari telur dan telur juga berasal dari ayam. 
  • Terlepas dari paham yang dianut oleh suatu agama tertentu, maka para ilmuwan mencoba memecahkan misteri tersebut. 
  • Beberapa teori pun diungkapkan oleh beberapa tokoh filsafat dan ilmuwan. Berikut ini adalah beberapa teori yang diungkapkan oleh beberapa tokoh tersebut.
Teori Abiogenesis
  1. Aristoteles (384-322 SM).
  2. Antonie Van Leeuwenhoek
Tokoh teori Abiogenesis adalah Aristoteles (384-322 SM). 
  • Aristoteles adalah seorang filosof dan tokoh ilmu pengetahuan Yunani Kuno. 
  • Teori Abiogenesis ini menyatakan bahwa makhluk hidup yang pertama kali menghuni bumi ini berasal dari benda mati.
  •  Sebenarnya Aristoteles mengetahui bahwa telur-telur ikan apabila menetas akan menjadi ikan yang sifatnya sama seperti induknya. T
  • elur-telur tersebut merupakan hasil perkimpoian dari induk-induk ikan. Walau demikian, Aristoteles berkeyakinan bahwa ada ikan yang berasal dari Lumpur.
Bagaimana cara terbentuknya makhluk tersebut ? 
  • Menurut penganut paham abiogenesis, makhluk hidup tersebut terjadi begitu saja atau secara spontan. 
  • Oleh sebab itu, paham atau teori abiogenesis ini disebut juga paham generation spontaneae.
Jadi, kalau pengertian abiogenesis dan generation spontanea kita gabungkan, maka pendapat paham tersebut adalah makhluk hidup yang pertama kali di bumi tersebut dari benda mati / tak hidup yang terjadinya secara spontan, misalnya :
  1. ikan dan katak berasal dari Lumpur.
  2. Cacing berasal dari tanah, dan
  3. Belatung berasal dari daging yang membusuk.
Paham abiogenesis bertahan cukup lama, yaitu semenjak zaman Yunani Kuno (Ratusan Tahun Sebelum Masehi) hingga pertengahan abad ke-17.
Pada pertengahan abad ke-17
  • Antonie Van Leeuwenhoek menemukan mikroskop sederhana yang dapat digunakan untuk mengamati benda-benda aneh yang amat kecil yang terdapat pada setetes air rendaman jerami. 
  • Oleh para pendukung paham abiogenesis, hasil pengamatan Antonie Van Leeuwenhoek ini seolah-olah memperkuat pendapat mereka.

Teori Biogenesis
  1. Francesco Redi (Italia, 1626-1799)
  2. Lazzaro Spallanzani ( Italia, 1729-1799)
  3. Louis Pasteur (Prancis, 1822-1895).
Walaupun telah bertahan selama ratusan tahun, tidak semua orang membenarkan paham abiogenesis. Orang –orang yang ragu terhadap kebenaran paham abiogenesis tersebut terus mengadakan penelitian memecahkan masalah tentang asal usul kehidupan. 
  • Orang-orang yang tidak puas terhadap pandangan Abiogenesis itu antara lain Francesco Redi (Italia, 1626-1799), dan Lazzaro Spallanzani ( Italia, 1729-1799), dan Louis Pasteur (Prancis, 1822-1895). Beredasarkan hasil penelitian dari tokoh-tokoh ini, akhirnya paham Abiogenesis / generation spontanea menjadi pudar karena paham tersebut tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Percobaan Francesco Redi ( 1626-1697)
  • Untuk menjawab keragu-raguannya terhadap paham abiogenesis, 
  • Francesco Redi mengadakan percobaan. 
  • Pada percobaannya Redi menggunakan bahan tiga kerat daging dan tiga toples. Percobaan Redi selengkapnya adalah sebagai berikut :
 
· Stoples I : diisi dengan sekerat daging, ditutup rapat-rapat.
· Stoples II :diisi dengan sekerat daging, dan dibiarkan tetap terbuka.
· Stoples III : disi dengan sekerat daging, dibiarkan tetap terbuka.

Selanjutnya ketiga stoples tersebut diletakkan pada tempat yang aman. 
Setelah beberapa hari, keadaan daging dalam ketiga stoples tersebut diamati.
Dan hasilnya sebagai berikut:
  • Stoples I : daging tidak busuk dan pada daging ini tidak ditemukan jentik / larva atau belatung lalat.
  • Stoples II : daging tampak membusuk dan didalamnya ditemukan banyak larva atau belatung lalat.
Berdasarkan hasil percobaan tersebut, Francesco redi menyimpulkan bahwa 
  1. Larva atau belatung yang terdapat dalam daging busuk di stoples II dan III bukan terbentuk dari daging yang membusuk, tetapi berasal dari telur lalat yang ditinggal pada daging ini ketika lalat tersebut hinggap disitu. 
  2. Hal ini akan lebih jelas lagi, apabila melihat keadaan pada stoples II, yang tertutup kain kasa. 
  3. Pada kain kasa penutupnya ditemukan lebih banyak belatung, tetapi pada dagingnya yang membusuk belatung relative sedikit.
Percobaan Lazzaro Spallanzani ( 1729-1799)

  • Seperti halnya Francesco Redi, Spallanzani juga menyangsikan kebenaran paham abiogeensis. 
  • Oleh karena itu, dia mengadakan percobaan yang pada prinsipnya sama dengan percobaan Francesco Redi, tetapi langkah percobaan Spallanzani lebih sempurna.
Sebagai bahan percobaannya
  • Spallanzani menggunakan air kaldu atau air rebusan daging dan dua buah labu. Adapun percoban yang yang dilakukan Spallanzani selengkapnya adalah sebagai berikut :


  • · Labu I : diisi air 70 cc air kaldu, kemudian dipanaskan 15oC selama beberapa menit dan dibiarkan tetap terbuka.
  • · Labu II : diisi 70 cc air kaldu, ditutup rapat-rapat dengan sumbat gabus. Pada daerah pertemuan antara gabus dengan mulut labu diolesi paraffin cair agar rapat benar. 
  • Selanjutnya, labu dipanaskan.selanjutnay, labu I dan II didinginkan. 
  • Setelah dingin keduanya diletakkan pada tempat terbuka yang bebas dari gangguan hewan dan orang. Setelah lebih kurang satu minggu, diadakan pengamatan terhadap keadaan air kaldu pada kedua labu tersebut.
Hasil percobaannya adalah sebagai berikut :
  1. Labu I : air kaldu mengalami perubahan, yaitu airnya menjadi bertambah keruh dan baunya menjadi tidak enak. Setelah diteliti ternyata air kaldu pada labu I ini banyak mengandung mikroba.
  2. Labu II : air kaldu labu ini tidak mengalami perubahan, artinya tetap jernih seperti semula, baunya juga tetap serta tidak mengandung mikroba. Tetapi, apabila labu ini dibiarkan terbuka lebih lama lagi, ternyata juga banyak mengandung mikroba, airnya berubah menjadi lebih keruh serta baunya tidak enak (busuk).
Berdasarkan hasil percobaan tersebut, Lazzaro Spallanzani menyimpulkan bahwa mikroba yang ada didalam kaldu tersebut bukan berasal dari air kaldu (benda mati), tetapi berasal dari kehidupan diudara. Jadi, adanya pembusukan karena telah terjadi kontaminasi mikroba darimudara ke dalam air kaldu tersebut.
Pendukung paham Abiogenesis menyatakan keberatan terhadap hasil eksperimen Lazzaro Spallanzani tersebut. M,enurut mereka untuk terbentuknya mikroba (makhluk hidup) dalam air kaldu diperlukan udara. Dengan pengaruh udara tersebut terjadilah generation spontanea.


Percobaan Louis Pasteur (1822-1895)
  • Dalam menjawab keraguannya terhadap paham abiogenesis. 
  • Pasteur melaksanakan percobaan untuk menyempurnakan percobaan Lazzaro Spallanzani. 
  • Dalam percobaanya, Pasteur menggunakan bahan air kaldu dengan alat labu. 
  • Langkah-langkah percobaan Pasteur selengkapnya adalah sebagai berikut :

  • Langkah I : labu disi 70 cc air kaldu, kemudian ditutup rapat-rapat dengan gabus. Celah antara gabus dengan mulut labu diolesi dengan paraffin cair. Setelah itu pada gabus tersebut dipasang pipa kaca berbentuk leher angsa. Lalu, labu dipanaskan atau disterilkan.
  • Langkah II : selanjutnya labu didinginkan dan diletakkan ditempat yang aman. Setelah beberapa hari, keadaan air kaldu diamati. Ternyata air kaldu tersebut tetep jernih dan tidak mengandung mikroorganisme.
  • Langkah III : labu yang air kaldu didalamnya tetap jernih dimiringkan sampai air kaldu didalamnya mengalir kepermukaan pipa hingga bersentuhan dengan udara. 
  • Setelah itu labu diletakkan kembali pada tempat yang aman selama beberapa hari. Kemudian keadaan air kaldu diamati lagi. 
  • Ternyata air kaldu didalam labu menjadi busuk dan banyak mengandung mikroorganisme.
  • Melalui pemanasan terhadap perangkat percobaanya, seluruh mikroorganisme yang terdapat dalam air kaldu akan mati. 
  • Disamping itu, akibat lain dari pemanasan adalah terbentuknya uap air pada pipa kaca berbentuk leher angsa. 
  • Apabila perangkat percobaan tersebut didinginkan, maka air pada pipa akan mengembun dan menutup lubang pipa tepat pada bagian yang berbentuk leher. Hal ini akan menyebabkan terhambatnya mikroorganisme yang bergentayangan diudara untuk masuk kedalam labu. 
  • Inilah yang menyebabkan tetap jernihnya air kaldu pada labu tadi.
Pada saat sebelum pemanasan, udara bebas tetap dapat berhubungan dengan ruangan dalam labu. 
  • Mikroorganisme yang masuk bersama udara akan mati pada saat pemanasan air kaldu.
  •  Setelah labu dimiringkan hingga air kaldu sampai kepern\mukan pipa, air kaldu itu akan bersentuhan dengan udara bebas. 
  • Disini terjadilah kontaminasi mikroorganisme. 
  • Ketika labu dikembalikan keposisi semula (tegak), mikroorganisme tadi ikut terbawa masuk. 
  • Sehingga, setelah labu dibiarkan beberapa beberapa waktu air kaldu menjadi akeruh, karena adanya pembusukan oleh mikrooranisme tersebut. 
  • Dengan demikian terbuktilah ketidak benaran paham Abiogenesis atau generation spontanea, yangmenyatakan bahwa makhluk hidup berasal dari benda mati yang terjadi secara spontan.
Berdasarkan hasil percobaan Pasteur itu maka tumbanglah paham Abiogenesis, dan munculah paham/teori baru tentang asal usul makhluk hidup yang dikenal dengan teori Biogenesis. 
Teori Louis Pasteur itu menyatakan :
  1. Omne vivum ex ovo = setiap makkhluk hidup berasal dari telur.
  2. Omne ovum ex vivo = setiap telur berasal dari makhluk hidup, dan
  3. Omne vivum ex vivo = setiap makhluk hidup berasal dari makhluk hidup sebelumnya.
Walaupun Louis Pasteur dengan percobaannya telah berhasil menumbangkan paham Abiogenesis atau generation spontanea dan sekaligus mengukuhkan paham Biogenesis, belum berarti bahwa masalah bagaimana terbentuknya makhluk hidup yang pertama kali terjawab.
Disamping teori Abiogenesis dan Biogenesis, masih ada lagi beberapa teori tentang asal usul kehidupan yang dikembangkan pleh beberapa Ilmuwan, diantaranya adalah sebagai berikut :
1.   Teori kreasi khas, yang menyatakan bahwa kehidupan diciptakan oleh zat supranatural (Ghaib) pada saat yang istimewa.
2.   Teori Kosmozoan, yang menyatakan bahwa kehidupan yang ada di planet ini berasal dari mana saja.
3.   Teori Evolusi Kimia, yang menyatakan bahwa kehidupan didunia ini muncul berdasarkan hukum Fisika Kimia.
4.   Teori Keadaan Mantap, menyatakan bahwa kehidupan tidak berasal usul.
Teori Urey/Evolusi Kimia

Ketidakpuasan para Ilmuwan terhadap apa yang dikemukakan para tokoh teori Abiogenesis maupun Biogenesis mendorong para Ilmuwan lain untuk terus mengadakan penelitian tentang asal usul kehidupan. 

Pakar-pakar tersebut antara lain :Harold Urey, Stanley Miller, dan A.I.Oparin. mereka berpendapat bahwa organisme terbentuk pertama kali di bumi ini berupa makhluk bersel satu. 
Selanjutnya makhluk tersebut mengalami evolusi menjadi berbagai jenis makhluk hidup seperti Protozoa, Porifera, Coelenterata, Mollusca, dan lain-lain.

Para pakar biologi, astronomi, dan geologi sepakat, bahwa planet bumi ini terbentuk kira-kira antara 4,5-5 miliar tahun yang lalu. Keadaan pada saat awal terbentuknya sangat berbeda denagn keadaan pada saat ini. Pada saat itu suhu planet bumi diperkirakan 4.000-8.000oC. pada saat mulai mendingin, senyawa karbon beserta abeberapa unsur logam mengembun membentuk inti bumi, sedangkan permukaannya tetap gersang, tandus, dan tidak datar. Karena adanya kegiatan vulkanik, permukaan bumi yang masih lunak tersebut bergerak dan berkerut terus menerus. Ketika mendingin, kulit bumi tampak melipat-lipat dan pecah.


Pada saat itu, kondisi atmosfer bumi juga berbeda denagn kondisi saat ini. Gas-gas ringan seperti Hidrogen (H2), Nitrogen (N2), Oksigen (O2), Helium (He), dan Argon (Ar) lepas meninggalkan bumi akrena gaya gravitasi bumi tidak mampu manahannya. 
Dia atmosfer juga terbentuk senaywa-senyawa sederhana yang mengandung unsure-unsur tersebut, seperti uap air (H2O), Amonia (NH3), Metan (CH4), dan Karbondioksida (CO2). Senyawa sederhana tersebut tetap berbentuk uap dan tertahan dilapisan atas atmosfer. 
Ketika suhu atmosfer turun sekitar 100oC terjadilah hujan air mendidih. Peristiwa ini berlangsung selama ribuan tahun. 
Dalam keadaan semacam ini pasti bumi saat itu belum dihuni kehidupan. Namun, kondisi semacam itu memungkinkan berlangsungnya reaksi kimia, karena teredianya zat (materi) dan energi yang berlimpah.
Timbul pertanyaan, bagaimana proses terjadinya kehidupan dibumi ini ? Pertanyaan inilah yang mendorong beberapa Ilmuwan untuk mengemukakan pendapat serta melakukan experiment. 

Di antara Ilmuwan tersebut antara lain 
  1. Harold Urey 
  2. Stanley Miller.
  3. Allexander Oparin 

Teori Evolusi Kimia Menurut Harold Urey (1893)
  • Harold Urey adalah ahli Kimia berkebangsaan Amerika Serikat. 
  • Dia menyatakan bahwa pada suatu saat atmosfer bumi kaya akan molekul zat seperti Metana (CH4), Uap air (H2O), Amonia(NH2), gas Hydrogen
  • Karena adanya pengaruh energi radiasi sinar kiosmis serta aliran listrik halilintar terjadilah reaksi diantara zat-zat tersebut menghasilkan zat-zat hidup. Teori evolusi Kimia dari Urey tersebut biasa dikenal dengan teori Urey.
Menurut Urey 
Zat hidup yang pertama kali terbentuk mempunyai susunan menyerupai virus saat ini. Zat hidup tersebut selama berjuta-juta tahun mengalami perkembangan menjadi berbagai jenis makhluk hidup. 

Menurut Urey, terbentuknya makhluk hidup dari berbagai molekul zat di atmosfer tersebut didukung kondisi sebagai berikut :
1.   kondisi 1 : tersedianya molekul-molekul Metana, Amonia, Uap air, dan hydrogen yang sangat banyak di atmosfer bumi
2.   kondisi 2 : adanya bantuan energi yang timbul dari aliran listrik halilintar dan radiasi sinar kosmis yang menyebabkan zat-zat tersebut bereaksi membentuk molekul zat yang lebih besar,
3.   kondisi 3 : terbentuknya zat hidup yang paling secerhana yang susunan kimianay dapat disamakan dengan susunan kimia virus, dan
4.   kondisi 4 : dalam jangka waktu yang lama (berjuta-juta tahun), zat idup yang terbentuk tadi berkembang menjadi sejenis organisme (makhluk hidup yang lebih kompleks).

Eksperimen Stanley Miller

Miller adalah murid Harold Urey yang juga tertarik terhadap masalah asal usul kehidupan. Didasarkan informasi tentang keadaan planet bumi saat awal terbentuknya, yakni tentang keadaan suhu, gas-gas yang terdapat pada atmosfer waktu itu, dia mendesain model alat laboratorium sederhana yang dapat digunakan untuk membuktikan hipotesis Harold Urey.
  • Kedalam alat yang diciptakannya, Miller memasukan gas Hidrogen, Metana, Amonia, dan Air. 
  • Alat tersebut juaga dipanasi selama seminggu, sehingga gas-gas tersebut dapat bercampur didalamnya. 
  • Sebagai pengganti energi aliran listrik halilintar, Miller mengaliri perangkat alat tersebut dengan loncatan listrik bertegangan tinggi. 
  • Adanya aliran listrik bertegangan tinggi tersebut menyebabkan gas-gas dalam alat Miller bereaksi membentuk suatu zat baru. 
  • Kedalam perangkat juga dilakukan pendingin, sehingga gas-gas hasil reaksi dapat mengembun.


Pada akhir minggu, hasil pemeriksaan terhadap air yang tertampung dalam perangkap embun dianalisis secar kosmografi. 
  • Ternyata air tersebut mengandung senyawa organic sederhana, seperti asam amino, adenine, dan gula sederhana seperti ribose. 
  • Eksperimen Miller ini dicoba beberapa pakar lain, ternyata hasilnya sama. 
  • Bila dalam perangkat eksperimen tersebut dimasukkan senyawa fosfat, ternyata zat-zat yang dihasilkan mengandung ATP, yakni suatu senyawa yang berkaitan dengan transfer energi dalam kehidupan. Lembaga penelitian lain, dalam penelitiannya menghasilkan senyawa-senyawa nukleotida.
  •  Nukleotida adalah suatu senyawa penyusun utama ADN (Asam Deoksiribose Nukleat) dan ARN (Asam Ribose Nukleat), yaitu senyawa khas dalam inti sel yang mengendalikan aktivitas sel dan pewarisan sifat.
Eksperimen Miller dapat memberiakn petunjuk bahwa satuan- satuan kompleks didalam sistem kehidupan seperti Lipida, Karbohidrat, Asam Amino, Protein, Mukleotida dan lain-lainnya dapat terbentuk dalam kondisi abiotik. 
Teori yang terus berulang kali diuji ini diterima para ilmuwan secara luas. Namun, hingga kini masalah utama tentang asal-usul kehidupan tetap merupakan rahasia alam yang belum terjawab. Hasil yang mereka buktikan barulah mengetahui terbentuknya senyawa organik secara bertahap, yakni dimulai dari bereaksinya gas-gas diatmosfer purba dengan energi listrik halilintar. 
  • Selanjutnya semua senyawa tersebut bereaksi membentuk senyawa yang lebih kompleks dan terkurung dilautan.
  • Akhirnya membentuk senyawa yang merupakan komponen sel.


Teori Biologi/Teori Naturalistik

Alexander Oparin adalah Ilmuwan Rusia. Didalam bukunya yang berjudul The Origin of Life(Asal Usul Kehidupan). Oparin menyatakan bahwa paad suatu ketika atmosfer bumi kaya akan senyawa uap air, CO2, CH4, NH3, dan Hidrogen. Karena adanya energi radiasi benda-benda angkasa yang amat kaut, seperti sinar Ultraviolet, memungkinkan senyawa-senyawa sederhana tersebut membentuk senyawa organik atau senyawa hidrokarbon yang lebih kompleks. Proses reaksi tersebut berlangsung di lautan.
Senyawa kompleks yang mula-mula terbentuk diperkirakan senyawa aseperti Alkohol (H2H5OH), dan senyawa asam amino yang paling sederhana. Selama berjuta-juta tahun, senyawa sederhana tersebut bereaksi membenrtk senyawa yang lebih kompleks, Gliserin, Asam organik, Purin dan Pirimidin. Senyawa kompleks tersebut merupakan bahan pembentuk sel.
Menurut Oparin senyawa kompleks tersebut sangat berlimpah dilautan maupun di permukaan daratan. Adanya energi yang berlimpah, misalnya sinar Ultraviolet, dalam jangka waktu yang amat panjang memungkinkan lautan menjadi timbunan senyawa organik yang merupakan sop purba atau Sop Primordial.

Senyawa kompleks yang tertimbun membentuk sop purba di lautan tersebut selanjutnya berkembang sehingga memiliki kemampuan dan sifat sebagai berikut :
  1. memiliki sejenis membran yang mampu memisahkan ikatan-ikatan kompleks yang terbentuk dengan molekul-molekul organik yang terdapat disekelilingnya;
  2. memiliki kemampuan untuk menyerap dan mengeluarkan molekil-molekul dari dan ke sekelilingnya;
  3. memiliki kemampuan untuk memanfaatkan molekul-molekul yang diserap sesuai denagn pola-pola ikatan didalamnya;
  4. mempunyai kemampuan untuk memisahkan bagian-bagian dari ikatan-ikatannya. Kemampuan semacam ini oleh para ahli dianggap sebagai kemampuan untuk berkembang biak yang pertama kali.
Senyawa kompleks dengan sifat-sifat tersebut diduga sebagai kehidupan yang pertamakali terbentuk. 
  • Jadi senyawa kompleks yang merupakan perkembangan dari sop purba tersebut telah memiliki sifat-sifat hidup seperti nutrisi, ekskresi, mampu mengadan metabolisme, dan mempunayi kemampuan memperbanyak diri atau reproduksi.
  •  Walaupun dengan adanya senyawa-senyawa sederhana serta energi yang berlimpah sehingga dilautan berlimpah senyawa organik yang lebih kompleks, namun Oparin mengalami kesulitan untuk menjelaskan mengenai mekanisme transformasi dari molekul-molekul protein sebagai abenda tak hidup kebenda hidup. 
  • Bagaimana senyawa-senyawa organik sop purba tersebut dapat memiliki kemampuan seperti tersebut diatas ? 
Oparin menjelaskan sebagai berikut :
  • Protein sebagai senyawa yang bersifat Zwittwer Ion, dapat membentuk kompleks koloid hidrofil (menyerap air), sehingga molekul protein tersebut dibungkus oleh molekul air. Gumpalan senyawa kompleks tersebut dapat lepas dari cairan dimana dia berada dan membentuk emulsi. Penggabunagn struktur emulsi ini akan menghasilkan koloid yang terpiah dari fase cair dan membentuk timbuna gumpalan atau Koaservat.
  •  Timbunan Koaservat yang kaya berbagai kompleks organik tersebut memungkinkan terjadinya pertukaran substansi dengan lingkungannya. Di samping itu secara selektif gumpalan Koaservat tersebut memusatkan senyawa-senyawa lain kedalamnya terutama Kristaloid. Komposisi gumpalan koloid tersebut bergantung kepada komposisi mediumnya. Dengan demikian, perbedaan komposisi medium akan menyebabkan timbulnya variasi pada komposisi sop purba. Variasi komposisi sop purba diberbagai areal akan mengarah kepada terbentuknya komposisi kimia Koaservat yang merupakan penyedia bahan mentah untuk proses biokimia.
  •  Tahap selanjutnya substansi didalam Koaservat membentuk enzim. 
  • Di sekeliling perbatasan antara Koaservat dengan lingkungannya terjadi penjajaran molekul-molekul Lipida dan protein sehingga terbentuklah selaput sel primitif. 
  • Terbentuknya selaput sel primitif ini memungkinkan memberikan stabilitas pada koaservat. 
  • Dengan demikian, kerjasama antara molekul-molekul yang telah ada sebelumnya yang dapat mereplikasi diri kedalam koaservat dan pengaturan kembali Koaservat yang terbungkus lipida amat mungkin akan menghasilkan sel primitif.
Kemampuan koaservat untuk menyerap zat-zat dari medium memungkinkan bertambah besarnya ukuran koaservat. Kemungkinan selanjutnya memungkinkan terbentuknya organisme Heterotropik yang mampu mereplikasi diri dan mendapatkan bahan makanan dari sop Primordial yang kaya akan zat-zat organik.

Teori evolusi biologi ini banyak diterima oleh para Ilmuwan. Namun, tidak sedikit Ilmuwan yang membantah tentang interaksi molekul secara acak yang dapat menjadi awal terbentuknya organisme hidup.

Teori evolusi kimia dan teori evolusi biologi banyak pendukungnya, namun baru teori evolusi kimia yang telah dibuktikan secara eksperimental, sedangkan teori evolusi biologi belum ada yang menguji secara eksperimental.
Seandainya apa yang dikemukakan dua teori tersebut benar, tetapi belum mampu menjelaskan bagaimana dan dari mana kehidupan diplanet bumi ini pertama kali muncul. Yang perlu diingat adalah bahwa kehidupan adalah tidak hanya menyangkut masalah replikas; (penggandaan diri) atau masalah kehidupan biologis saja, tetapi juga menyangkut masalah kehidupan rohani. Tentang teori asal usul kehidupan yang menyatakan organisme pertamakali terbentuk dilautan bisa dipahami dari sudut biologi, karena molekul-molekul organik yang merupakan sop purba itu tertumpuk di laut.

Teori Kosmozoa
  • Teori kosmozoa menerangkan bahwa kehidupan berasal dari tempat lain di alam semesta, misalnya dari meteor yang jatuh. 
  • Beberapa meteor memang mengandung molekul-molekul organik, namun datangnya molekul di meteor tsb dari luar angkasa tidak sama dengan datangnya kehidupan. 
  • Meskipun molekul organik dapat menahan ganasnya ruang antar-planet dan perjalanan melalui atmosfer bumi. 
  • Contoh lain adalah kehidupan di Bumi berasal dari kehidupan di luar angkasa. hal tersebut diperkuat dengan hasil penelitian dari peninggalan peradaban inca. pada peninggalan itu terdapat piramid yg diatasnya terdapat hiasan tembikar dewa dan pesawat serta penanggalan model tata surya Matahari yg sangat teliti.Namun teori kosmozoa sebenarnya tidak menjawab pertanyaan mengenai asal-usul kehidupan.
Teori Penciptaan Khusus
  • Teori ini menyatakan bahwa segala sesuatu diciptakan oleh Tuhan. segala spesies makhluk hidup yg sekarang sudah ada sejak dahulu dan diciptakan sendiri-sendiri sebagaimana adanya saat ini.kelemahan teori ini adalah minimnya data dan bukti adanya penciptaan manusia dan tidak dapat dibuat eksperimentnya.tentunya teori ini dianut oleh para orang-orang yg beriman kepada Tuhan dan sepertinya kurang sejalan dengan teori-teori yg lain

LATIHAN SOAL



1. Loius Pasteur mengembangkan teori generatio spontanea dengan memuaskan karenan percobaannya yang menggunakan 
A. Potongan daging 
B. Kaldu ayam 
C. Tabung ditutup rapat 
D. Botol berbentuk leher angsa 
E. Tabung ditutup kain kasa 

2. Orang yang mengemukakan teori bahwa zat hidup yang pertama terjadi barasal dari reaksi kimia antara metana, amonia, hidrogen dan uap adalah….
A. Harold Urey
B. Stanley Miller
C. Louis Pasteur
D. Lazzaro Spallanzani
E. Francesco Redi
 
3. Teori asal usul kehidupan disusun berdasarkan….
A. Pengamatan peristiwa yang sedang terjadi
B. Hipotesis terhadap kemungkinan yang akan terjadi
C. Hasil analisi data peristiwa masa lampau
D. Kenyataan kehidupan yang ada sekarag
E. Hipotesis terhadap keadaan bumi saat ini
 
4. Penelitian tentang asal usul kehidupan telah dilakukan berbagai percobaan-percobaan yang sealiran dengan teori kosmozoan adalah percobaan…
A. Pasteur
B. Oparin
C. Miller
D. Redi
E. Spallanzani
 
5. Teori Abiogenesis runtuh karena percobaan yang dilakukan oleh…
A. Aristoteles
B. Harold Urey
C. Louis Pasteur
D. Alexander Oparin
E. Anthoni van Leeuwenhoek
6. Konsep yang dikemukakan oleh Harold Urey menyatakan bahwa kehidupan berasal dari..
A. Zat organik yang terurai menjadi zat-zat anorganik
B. Zat anorganik yang mengalami perubahan menjadi makromolekul organik
C. Asam amino menjadi protein sebagai bahan dasar kehidupan
D. Gas-gas yang terdapat di dalam atmosfer purba
7. Percobaan Stenley Miller tidak akan menghasilkan asam amino bila ke dalam bejana yang digunakannya tidak dimasukan..
A. Uap air
B. Karbon dioksida
C. Metana
D. Amonia
E. Fosfat
8. Teori yang menyatakan bahwa atmosfer merupakan tempat dimulainya kejadian makhluk hidup berasal dari…
A. Lazzaro Spallanzani
B. Farncesco Redi
C. Louis Pasteur
D. Harold Urey
E. Aristoteles
9. Untuk membuktikan bahwa teori generatio spontanea tidak benar, louis pasteur :
A. Menyusun teori baru
B. Merumuskan hipotesa baru
C. Melakukan eksperimen
D. Mengemukakan masalah baru
E. Mencari dasar hukum baru
10. Dalam menjawab permasalahan tentang asal usul kehidupan, eksperimen siapakah yang cara pelaksanaannya paling cermat jika ditinjau dari metode ilmiah ?
A. Harold Urey
B. Stanley Miller
C. Francesco Redi
D. Lazarro Spallanzani
E. Louis Pasteur
11. Omne vivum ex ovo, omne ovum ex vivo adalah pernyataan suatu yang menjelaskan bahwa :
A. Kehidupan selalu berasal dari organisme yang bertelur
B. Kehidupan dapat berasal dari benda mati
C. Tak ada kehidupan tanpa telur
D. Sebelum ada individu, harus ada telur dahulu
E. Kehidupan ada karena telah ada kehidupan sebelumnya
12. Pernyataan tentang asal usul kehidupan yang berkaitan dengan evousi biologi adalah….
A. Makhluk hidup penghuni bumi berasal dari zarah yang menyerupai telur
B. Molekul CH2, NH2, H2 dan H2O yang ada diatmosfer bumi merupakan komponen penting dalam tubuh
C. Makhluk hidup dan materi pembentukannya merupakan bagian integral dari alam semesta
D. Proses perkembangan makhluk hidup ditentukan semata-mata oleh persenyawaan CH2,NH2,H2O, dan H2
E. Makhluk hidup penghuni bumi berasal dari spora kehidupan
13. Pembentukan senyawa nitrogen secara alami di udara dari bahan dasar gas nitrogen
A. Stenley Miller
B. Harold Urey
C. A.I. Oparin
D. Aristoteles
E. Louis Pasteur
14. Omne vivum ex vivo berarti….
A. Mahluk hidup berasal dari telur
B. Mahluk hidup berasal dari benda mati
C. Telur berasal dari mahluk hidup
D. Mahluk hidup terjadi secara spontan
E. Mahluk hidup berasal dari mahluk hidup
15. Untuk menambah teori generatio spontanea dari Spallanzani, Louis Pasteur menggunakan pipa berleher angsa yang bertujuan agar
A. Tidak ada mikroorganisme di dalam pipa
B. Mikroorganisme terperangkap dalam pipa
C. Air kaldu tidak berhubungan dengan udara
D. Air kaldu dapat berhubungan dengan udara luar
16. Untuk membuktikan adanya biogenesis, diadakan penelitian dengan menggunakan air kaldu oleh…
A. Oparin
B. Pasteur
C. Miller
D. Spallanzani
17. Di bawah ini adalah nama tokoh-tokoh terkemuka yang menentang pernyataan Aristoteles tentang “ Generatio Spontanea”
A. Lazzaro Spallanzani
B. Francesco Redi
C. Louis Pasteur
D. Anthony Van Leeuwenhoek
18. Percobaab Stenley Miller membuktikan bahwa ….
A. Unsur yang paling banyak di butuhkan mahluk hidup ialah oksigen
B. Mahluk hidup di bumi pertama kali muncul di dasar laut
C. Senyawa terbanyak di dalamm tubuh mahluk hidup adalah air
D. Asam amino dapat dibentuk di luar tubuh mahluk hidup
19. Percobaan Spallanzani dan percobaan pasteur mempunyai persamaan yaitu ;
A. Menggunakan kaldu sebagai medium
B. Menggunakan bentuk tabung yang sama
C. Bertujuan untuk membuktikan ketidakbenaran teori abiogenesis
D. Memperoleh hasil yang sama
20. Teori-teori tentan biogenesis didukung oleh….
A. Francesco Redi
B. Robert Hooke
C. Lazzaro Spallanzani
D. Aristoteles
21. Zat hidup yang mula-mula terbentuk menurut Harold Urey tersusun dari….
A. Metana
B. Amonia
C. Hydrogen
D. Oksigen
22. Bila dikatakan bahwa lipas tumbuh dari sampah yang berasal dari kapur rumah tangga, hal ini bertentangan dengan faham yang dikemukakan oleh….
A. Francisco Redi
B. Lazzaro Spallanzani
C. Louis pasteur
D. Aristoteles
23. Para ahli yang menyangkal teori generatio spontanea ialah…
A. Lazzaro Spallanzani
B. Francesco Redi
C. Louis Pasteur
D. Aristoteles
24. Menurut teori Urey terbentuknya zat hidup dari unsur-unsur C.H.N.O dalam atmosfer terjadi oleh pengaruh
A. Radiasi sinar kosmis
B. Energi matahari
C. Lecutan listrik alami
D. Reaksi katalitis
25. Gabungan antara percobaan Stanley Miller dengan percobaan Louis Pasteur telah dapat menjelaskan tentang…..
A. Unsur penyusun mahluk hidup
B. Evolusi kehidupan
C. Asal usul kehidupan
D. Ciri-ciri kehidupan
26. Stanlet Miller berhasil membuktikan bahwa kalau ke dalam tabung diairkan uap air, amoniak dan metana kemudian diberi bunga api listrik bertegangan tinggi, maka akan terbentuk :
A. Letupan yang kuat
B. Asam amino
C. Karbohidrat
D. Subtansi dasar kehidupan
27. Menurut oparin, mahluk hidup yang pertama
A. Terbentuk di dalam air
B. Terbentuk melalui evolusi kimia
C. Merupakan organisme uni seluler
D. Terbentuk di darat
28. Kehidupan pertama kali muncul di dalam laut, sebab atmosfer bumi pada saat itu
A. Banyak mengandungn NH2
B. Sedikit mengandung oksigen
C. Sedikit mengandung uap air
D. Banyak mengandung sinar UV
29. Francesco Redi adalah pendukung teori abiogenesis yang dikemukakan oleh Aristoteles SEBAB percobaan Francesco Redi membuktikan bahwa mahluk hidup berasal dari daging yang busuk.
30. Kaldu mendidih dalam labu terbuka setelah didinginkan pada ruang terbuka selama 7 hari, kaldu akan tetap jernih SEBAB di dalam kaldu yang mendidih bakteri akan mengalami kematian.
31. Menurut pendapat para ahli, biosfer merupakan tempat asal kejadian mahluk hidup SEBAB unsur-unsur pembentuk protoplasma mahluk hidup yang penting adalah karbon, hidrogen, oksigen dan nitrogen
32. Berdasarkan teori oparin, organisme fotosintetik merupakan organisme yang pertama kali muncul di planet bumi, SEBAB organisem fotosintetik secara tidak langsung melindungi kehidupan di bumi dari sengatan sinar ultra violet.

33. Konsep tentang hidup menurut biologi modern bersumber pada reaksi yang menghasilkan asam amino SEBAB protein yang menyusun protoplasma berasal dari asam amino

34. Dengan menggunakan sumber listrik bertegangan tinggi, Stanley Miller berhasil membentuk asam amino dari campuran uap air, amonia dan metana. Penemuan ini sangat penting SEBAB Asam amino adalah satu-satunya bahan pembentuk jasad hidup.

35. Percobaan Stanley Miller dapat membuktikan kebenaran teori Oparin SEBAB Stanley Miller dan Oparin keduanya adalah pendukung teori generatio spontanea


JAWABAN 

 1. Jawab : D
Dalam percobaannya Louis Pasteur memakai air kaldu yang dimasukan dalam botol berbentuk leher angsa untuk membuktikan teori biogenesis.
2. Jawab : A
Orang yang mengemukakan bahwa zat hidup berasal dari reaksi antara NH3 CH3 H2 dan H2O adalah Harold Urey
3. Jawab : C
Teori asal usul kehidupan yang banyak dikemukakan para ahli merupakan hasil analisa data dari peristiwa masa lampau. Misalnya : dari teori biogenesis dan teori evolusi.
4. Jawab : C
Teori Kosmozoan mengatakan bahwa kehidupan berasal dari planet mana saja, sejalan dengan percobaan Militer.
5. Jawab : C
Salah seorang ahli yang menantang teori Abiogenesis adalah Louis Pasteur dengan melakukan percobaan memakai botol berbentuk leher angsa.
6. Jawab : D
Harold Urey menyatakan bahwa kehidupan bersal dari atmosfer dengan adanya reaksi-reaksi dari NH3, CH4, H2, dan H2O
7. Jawab : D
Zat yang dipakai oleh S. Miller adalah NH3, CH4, H2O dan H2 yang akan bereaksi menghasilkan asam amino. Gugus amino pada asam amino berasal dari NH3.
8. Jawab : D
Lihat pembahasan no. 33
9. Jawab : C
Untuk membuktikan bahwa teori Generatio Spontanea tidak benar, Louis Pasteur melakukan eksperimen menggunakan air kalau disimpan dalam botol berbentuk leher angsa. Hasil eksperimen membuktikan bahwa makhluk hidup harus berasal daru makhluk hidup lagi.
10. Jawab : E
Ditinjau dari metode ilmiah maka ilmiah maka eksperiman Louis Pasteur yang paling cermat.
11. Jawab : E
Dari hasil eksperimen Louis Pasteur maka tumbanglah teori Abiogenesis. Louis pasteur menyimpulkan bahwa kehidupan ada karena telah ada kehidupa sebelumnya
12. Jawab : B
Asal-usul kehidupan yang berkaitan dengan evolusi biologi adalah adanya molekul CH4, NH3, H2 dan H2O yang terdapat di atmosfir merupakan komponen penting dalam tubuh.
13. Jawab : B
Senyawa nitrogen misal NH3 berasal dari perombahan protein yang merupakan bahan dasar kehidupan menurut teori Herold Urey
14. Jawab : E
Omne Vivum ex vivo berarti semua kehidupan berasal dari kehidupan sebelumnya.
15. Jawab : C
Pipa leher angsa yang dipakai oleh Louis Pasteur bertujuan agar air kaldu tetap berhubungan dengan udara luar dan mikroorganisme akan terperangkap dalam pipa.
16. Jawab : C
Pendukung teori biogenesis adalah …
1. Francesco Redi melakukan percobaan dengan memakai keratan daging
2. Lazzaro Spallanzani melakukan percobaan dengan memakai air kaldu
3. Louis Pasteur melakukan percobaan dengan memakai air kaldu dalam botol berbentuk leher angsa
17. Jawab : A
Ahli yang menentang teori Generation Spontanea dari Aristoteles adalah Louis Pasteur, Lazzaro Spallanzani dan Francesco Redi
18. Jawab : D
Stanley Miller dalam eksperimennya menggunakan bahan-bahan yang terdapat di atmosfer purba di masa itu seperti CH4, NH3, H2, dan air dengan menghasilkan substansi dasar kehidupan. Kemudian dikenal sebagai asam amino penyusun protein
19. Jawab : B
Spallanzani dan Pasteur melakukan eksperimen dengan tujuan untuk membuktikan ketidakbenaran teori abiogenesis, mereka sama-sama menggunakan air kaldu dalam eksperimennya.
20. Jawab : B
Pendukung teori Biogenesis adalah Francesco Redi, Lazzaro Spallanzani dan Louis Pasteur
21. Jawab : A
Menurut Harold Urey kehidupan berasal dari atmosfer dengan adanya reaksi CH4, H2, dan H2O dengan bantuan listrik alami dan radiasi sinar kosmis.
22. Jawab : A
Jika lipas tumbuh dari sampah rumah tangga, maka hal ini adalah pendapat Aristoteles (abiogenesis), lahan ini bertentangan dengan pendapat F. Redi, L. Spallanzani dan L.Pasteur.
23. Jawab : A
Ahli yang menyangkai teori generatio Spontanea yang dicetuskan oleh Aristoteles adalah : F. Redi, L.Spallanzani, L.Pasteur
24. Jawab : B
Menurut Harold Urey terbentuknya zat hidup di atmosfer sangat dipengaruhi oleh radiasi sinar kosmis dan lecutan listrik alami (halilintar)
25. Jawab : B
Louis Pasteur tokoh biogenesis yang berhasil mematahkan pandangan abiogenesis Aristoteles. Pasteur menggunakan labu leher angsa dengan air kaldu. Stanley Miller adalah tokoh evolusi kimia dengan model alatnya mengadakan eksperimen dan memperoleh hasil substansi dasar penyusun tubuh mahluk hidup ialah asam amino.
26. Jawab : C
Lihat pembahasan no. 34
27. Jawab : B
Menurut Oparin, kehidupan pertama terbentuk di lautan, organisme Uniselluler yang heterotof
28. Jawab : E
Cukup Jelas
29. Jawab : E
Pendukung teori abiogenesis adalah A.V Leeuwenhoek dan Jhon Needham, sedang F. Redi mendukung teori biogenesis dengan percobaan yang menggunakan keratan daging
30. Jawab : E
Karena labu dibiarkan terbuka selama 7 hari sehingga dimungkinkan terjadi kontaminasi. Istilah mendidih berarti suhunya belum tentu lebih dari 1000 sehingga tidak semua bakteri akan mati
31. Jawab : D
Menurut para ahli tempat asal kejadian mahluk hidup adalah atmosfer dan unsur utama / penting pembentuk makhluk hidup adalah C, H, N, O (merupakan unsur pembentuk karbohidrat, protein, lemak)
32. Jawab : D
Menurut teori Oparin, organisme yang pertama kali muncul adalah heterotrof. Organisme fotosintetik menghasilkan O2 yang sebagian akan bereaksi dengan udara membentuk O3 (ozon) yang melindungi kehidupan bumi dari sengatan sinar ultra violet
33. Jawab : B
Konsep Biologi modern bersumber pada reaksi dari CH4, NH3, H2, dan H2O di atmosfer yang menghasilkan asam amino. Teori ini dicetuskan oleh Harold Urey. Bahan dasar pembentuk protoplasma adalah asam amino
34. Jawab : C
Stanley Miller adalah seorang ahli yang berhasil membuktikan hipotesa Harold Urey dengan ditemukannya asam amino pada percobaannya. Asa amino adalah substansi dasar pembentuk makhluk hidup bukan satu-satunya bahan pembentuk makhluk hidup.
35. Jawab : E
• Teori Oparin menyatakan bahwa mahluk hidup berasal dari senyawa anorganik yang dipengaruhi oleh radiasi sinar ultra violet
• Percobaan S. Miller menyatakan bahwa terbentuknya makhluk hidup berasal dari senyawa anorganik yang dipengaruhi oleh adanya energi lecutan listrik
• Teori Generatio Spontanea menyatakan bahwa mahluk hidup terbentuk secara spontan


Artikel Terkait


EmoticonEmoticon