SOAL ULANGAN METABOLISME SEL - KELAS XII

Silahkan latihan untuk bertarung dalam ujian metabolisme sel semoga lancar dan hasilnya baik OK


DETAIL


Metabolisme Sel

Sel merupakan unit kehidupan yang terkecil, oleh karena itu di sel lah  aktivitas hidup berupa metabolisme dijalankan sehingga jika ditanya dimana terjadinya metabolisme pada tubuh kita.

ya di Sel seluruh tubuh OK 
Untuk itu kali ini dibahasnya bukan proses metabolisme saja tetapi METABOLISME SEL
 

  • Metabolisme adalah proses-proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup/sel baik secara pemecahan materi kimia di sel maupun sintesanya. 
  • Metabolisme disebut juga reaksi enzimatis, karena metabolisme terjadi selalu menggunakan katalisator berupa enzim.

Berdasarkan prosesnya metabolisme dibagi menjadi 2, yaitu:

1. Anabolisme/AsimilasI/Sintesis,
yaitu proses pembentakan molekul yang kompleks dengan menggunakan energi tinggi.
 

Contoh : fotosintesis (asimilasi C) dan Nitrifikasi (Assimilasi N)




Pada kloroplas terjadi transformasi energi, yaitu dari energi cahaya sebagai energi kinetik berubah menjadi energi kimia sebagai energi potensial, berupa ikatan senyawa organik pada glukosa. 
Dengan bantuan enzim-enzim, proses tersebut berlangsung cepat dan efisien. Bila dalam suatu reaksi memerlukan energi dalam bentuk panas reaksinya disebut reaksi endergonik. Reaksi semacam itu disebut reaksi endoterm.

2. Katabolisme (Dissimilasi),
yaitu proses penguraian zat untuk membebaskan energi kimia yang tersimpan dalam senyawa organik tersebut.
Contoh: Respirasi sel dan Fermentasi



Saat molekul terurai menjadi molekul yang lebih kecil terjadi pelepasan energi sehingga terbentuk energi panas. Bila pada suatu reaksi dilepaskan energi, reaksinya disebut reaksi eksergonik. Reaksi semacam itu disebut juga reaksi eksoterm.

Molekul Yang Terlibat Dalam Metabolisme

1. ENZIM
Enzim merupakan biokatalisator / katalisator organik yang dihasilkan oleh sel. Struktur enzim terdiri dari:

  • molekul-molekul organik  yang disebut KOENZIM
  • ion ion anorganik misal logam yang disebut Kofaktor

    • Molekul gugus prostetik lebih kecil dan tahan panas (termostabil), ion-ion logam yang menjadi kofaktor berperan  sebagai stabilisator agarenzim tetap aktif contoh kofaktor SITOKROM
    • Koenzim yang terkenal pada rantai pengangkutan elektron (respirasi sel), yaitu NAD (Nikotinamid Adenin Dinukleotida), FAD (Flavin Adenin Dinukleotida), .
    • Apoenzim, yaitu bagian enzim yang tersusun dari protein, yang akan rusak bila suhu terlampau panas(termolabil).
    Enzim mengatur kecepatan dan kekhususan ribuan reaksi kimia yang berlangsung di dalam sel. Walaupun enzim dibuat di dalam sel, tetapi untuk bertindak sebagai katalis tidak harus berada di dalam sel. Reaksi yang dikendalikan oleh enzim antara lain ialah respirasi, pertumbuhan dan perkembangan, kontraksi otot, fotosintesis, fiksasi, nitrogen, dan pencernaan.

    Sifat-sifat enzim

    Enzim mempunyai sifat-siat sebagai berikut:
    1. Biokatalisator, mempercepat jalannya reaksi tanpa ikut bereaksi.
    2. Thermolabil; mudah rusak, bila dipanasi lebih dari suhu 60º C, karena enzim tersusun dari protein yang mempunyai sifat thermolabil.
    3. Merupakan senyawa protein sehingga sifat protein tetap melekat pada enzim.
    4. Dibutuhkan dalam jumlah sedikit, sebagai biokatalisator, reaksinya sangat cepat dan dapat digunakan berulang-ulang.
    5. Bekerjanya ada yang di dalam sel (endoenzim) dan di luar sel  (ektoenzim), contoh ektoenzim: amilase,maltase.
    6. Umumnya enzim bekerja mengkatalisis reaksi satu arah, meskipun ada juga yang mengkatalisis reaksi dua arah, contoh : lipase, mengkatalisis pembentukan dan penguraian lemak. 
    7. Bekerjanya spesifik ; enzim bersifat spesifik, karena bagian yang aktif (permukaan tempat melekatnya substrat) hanya setangkup dengan permukaan substrat tertentu.
    8. Umumnya enzim tak dapat bekerja tanpa adanya suatu zat non protein tambahan yang disebut kofaktor.
    Pada reaksis enzimatis terdapat zat yang mempengarahi reaksi, yakni aktivator dan inhibitor, aktivator dapat mempercepat jalannya reaksi,

    contoh aktivator enzim: ion Mg 
    2+, Ca2+, zat organik seperti koenzim-A.

    Inhibitor akan menghambat jalannya reaksi enzim. Contoh inhibitor : CO, Arsen, Hg, Sianida.

    2. ATP (Adenosin Tri Phosphat)

    • Molekul ATP adalah molekul berenergi tinggi. Merupakan ikatan tiga molekulfosfat dengan senyawa Adenosin. Ikatan kimianya labil, mudah melepaskan gugus fosfatnya meskipun digolongkan sebagai molekul berenergi tinggi.
    • Perubahan ATP menjadi ADP (Adenosin Tri Phosphat) diikuti dengan pembebasan energi sebanyak 7,3 kalori/mol ATP. Peristiwa perubahan ATP menjadi ADP merupakan reaksi yang dapat balik.

    Katabolisme

    Katabolisme adalah reaksi pemecahan / pembongkaran senyawa kimia kompleks yang mengandung energi tinggi menjadi senyawa sederhana yang mengandung energi lebih rendah. Tujuan utama katabolisme adalah untuk membebaskan energi yang terkandung di dalam senyawa sumber. Bila pembongkaran suatu zat dalam lingkungan cukup oksigen (aerob) disebut proses respirad, bila dalam lingkungan tanpa oksigen (anaerob) disebut fermentasi.



    RESPIRASI
    Respirasi yaitu suatu proses pembebasan energi yang tersimpan dalam zat sumber energi melalui proses kimia dengan menggunakan oksigen. Dari respirasi akan dihasilkan energi kimia ATP untak kegiatan kehidupan, seperti sintesis (anabolisme), gerak, pertumbuhan.

    Contoh:
    Respirasi pada Glukosa, reaksi sederhananya:
    C6H,206 + 6 02 ———————————> 6 H2O + 6 CO2 + Energi
    (gluLosa)

    Reaksi pembongkaran glukosa sampai menjadi H20 + CO2 + Energi, melalui tiga tahap :

    1. Glikolisis.
    2. Dekarboksilasi Oksidatif
    3. Daur Krebs.
    4. Transpor elektron respirasi.

    1. Glikolids:
    Peristiwa perubahan :
    Glukosa Þ Glulosa - 6 - fosfat Þ Fruktosa 1,6 difosfat Þ  3 fosfogliseral dehid (PGAL) / Triosa fosfat Þ Asam piruvat.

    Jadi hasil dari glikolisis :
    • 2 molekul asam piruvat.
    • 2 molekul NADH yang berfungsi sebagai sumber elektron berenergi tinggi.
    • 2 molekul ATP untuk setiap molekul glukosa.

    2. Dekarboksilasi Oksidatif mengubah Asam Piruvat menjadi Asetil koA sebagai pembuka proses Siklus krebs
    3. Daur Krebs (daur trikarboksilat) atau daur asam sitrat atau Daur asam trikarboksilat 

    merupakan proses kondensasi Asam Okaslo asetat dengan asetil / asetat menjadi asam Sitrat yang kemudian terbentuk kembali okaslo asetat yang menghasilkan CO2 dengan komposisi 6-4-2-2


    3. Rantai Transportasi Elektron Respiratori:
    Dari daur Krebs akan keluar elektron dan ion H+ yang dibawa sebagai NADH2 (NADH + H+ + 1 elektron) dan FADH2, sehingga di dalam mitokondria (dengan adanya siklus Krebs yang dilanjutkan dengan oksidasi melalui sistem pengangkutan elektron) akan terbentuk air
    Produk sampingan respirasi tersebut pada akhirnya dibuang ke luar tubuh melalui stomata pada tumbuhan dan melalui paru-paru pada peristiwa pernafasan hewan tingkat tinggi.

    Ketiga proses respirasi yang penting tersebut dapat diringkas sebagai berikut:

    PROSES AKSEPTOR ATP

    • Glikolisis:  Glukosa ——> 2 asam piruvat 2 NADH 2 ATP
    • Siklus Krebs: 2 asetil piruvat ——> 2 asetil KoA + 2 C02 2 NADH 2 ATP     2 asetil KoA ——> 4 CO2 6 NADH 2 PADH2
    • Rantai trsnspor elektron respirator: 
    1. 10 NADH + 502 ——> 10 NAD+ + 10 H20 30 ATP
    2. 2 FADH2 + O2 ——> 2 PAD + 2 H20 4 ATP      
    Jadi Total Energi Respirasi 38 ATP : Glikolisis 2 ATP , Siklus Krebs 2 ATP dan STE 34 ATP 

    Kesimpulan :
    Pembongkaran 1 mol glukosa (C6H1206) + O2 ——> 6 H20 + 6 CO2 menghasilkan energi sebanyak 38 ATP.

    Fermentasi


    Pada kebanyakan tumbuhan den hewan respirasi yang berlangsung adalah respirasi aerob, namun demikian dapat saja terjadi respirasi aerob terhambat pada sesuatu hal, maka hewan dan tumbuhan tersebut
    melangsungkan proses fermentasi yaitu proses pembebasan energi tanpa adanya oksigen, nama lainnya adalah respirasi anaerob.

    Dari hasil akhir fermentasi, dibedakan menjadi fermentasi asam laktat/asam susu dan fermentasi alkohol.

    A. Fermentasi Asam Laktat
    Fermentasi asam laktat yaitu fermentasi dimana hasil akhirnya adalah asam laktat. Peristiwa ini dapat terjadi di otot dalam kondisi anaerob.

    Reaksinya: C6H12O6 ————> 2 C2H5OCOOH + Energi
    enzim

    Prosesnya :

    1. Glukosa ————> asam piruvat (proses Glikolisis).
    enzim
    C6H12O6 ————> 2 C2H3OCOOH + Energi

    2. Dehidrogenasi asam piravat akan terbentuk asam laktat.
    2 C2H3OCOOH + 2 NADH2 ————> 2 C2H5OCOOH + 2 NAD
    piruvat
    dehidrogenasa

    Energi yang terbentak dari glikolisis hingga terbentuk asam laktat :
    8 ATP — 2 NADH2 = 8 - 2(3 ATP) = 2 ATP.

    B. Fermentasi Alkohol
    Pada beberapa mikroba peristiwa pembebasan energi terlaksana karena asam piruvat diubah menjadi asam asetat + CO2 selanjutaya asam asetat diabah menjadi alkohol.
    Dalam fermentasi alkohol, satu molekul glukosa hanya dapat menghasilkan 2 molekul ATP, bandingkan dengan respirasi aerob, satu molekul glukosa mampu menghasilkan 38 molekul ATP.

    Reaksinya :

    1. Gula (C6H12O6) ————> asam piruvat (glikolisis)
    2. Dekarbeksilasi asam piruvat.

    Asampiruvat ————————————————————> asetaldehid + CO2.
    piruvat dekarboksilase (CH3CHO)
    3. Asetaldehid oleh alkohol dihidrogenase diubah menjadi alkohol
    (etanol).
    2 CH3CHO + 2 NADH2 —————————————————> 2 C2HsOH + 2 NAD.
    alkohol dehidrogenase
    enzim
    Ringkasan reaksi :
    C6H12O6 —————> 2 C2H5OH + 2 CO2 + 2 NADH2 + Energi

    C. Fermentasi Asam Cuka
    Fermentasi asam cuka merupakan suatu contoh fermentasi yang berlangsung dalam keadaan aerob. Fermentasi ini dilakukan oleh bakteri asam cuka (Acetobacter aceti) dengan substrat etanol.
    Energi yang dihasilkan 5 kali lebih besar dari energi yang dihasilkan oleh fermentasi alkohol secara anaerob.
    Reaksi:
    aerob
    C6H12O6 —————> 2 C2H5OH ———————————————> 2 CH3COOH + H2O + 116 kal
    (glukosa) bakteri asam cuka asam cuka

    Anabolisme

    Anabolisme adalah suatu peristiwa perubahan senyawa sederhana menjadi senyawa kompleks, nama lain dari anabolisme adalah peristiwa sintesis atau penyusunan. Anabolisme memerlukan energi, misalnya : energi cahaya untuk fotosintesis, energi kimia untuk kemosintesis.

    1. Fotosintesis
    Arti fotosintesis adalah proses penyusunan atau pembentukan dengan menggunakan energi cahaya atau foton. Sumber energi cahaya alami adalah matahari yang memiliki spektrum cahaya infra merah (tidak kelihatan), merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu dan ultra ungu (tidak kelihatan).

    Yang digunakan dalam proses fetosintesis adalah spektrum cahaya tampak, dari ungu sampai merah, infra merah dan ultra ungu tidak digunakan dalam fotosintesis.

    Dalam fotosintesis, dihasilkan karbohidrat dan oksigen, oksigen sebagai hasil sampingan dari fotosintesis, volumenya dapat diukur, oleh sebab itu untuk mengetahui tingkat produksi fotosintesis adalah dengan mengatur volume oksigen yang dikeluarkan dari tubuh tumbuhan.

    Untuk membuktikan bahwa dalam fotosintesis diperlukan energi cahaya matahari, dapat dilakukan percobaan Ingenhousz.

    2. Pigmen Fotosintesis
    Fotosintesis hanya berlangsung pada sel yang memiliki pigmen fotosintetik. Di dalam daun terdapat jaringan pagar dan jaringan bunga karang, pada keduanya mengandung kloroplast yang mengandung klorofil / pigmen hijau yang merupakan salah satu pigmen fotosintetik yang mampu menyerap energi cahaya matahari.

    Dilihat dari strukturnya, kloroplas terdiri atas membran ganda yang melingkupi ruangan yang berisi cairan yang disebut stroma. Membran tersebut membentak suatu sistem membran tilakoid yang berwujud sebagai suatu bangunan yang disebut kantung tilakoid. Kantung-kantung tilakoid tersebut dapat berlapis-lapis dan membentak apa yang disebut grana Klorofil terdapat pada membran tilakoid dan pengubahan energi cahaya menjadi energi kimia berlangsung dalam tilakoid, sedang pembentukan glukosa sebagai produk akhir fotosintetis berlangsung di stroma.

    Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan klorofil antara lain :

    1. Gen : bila gen untuk klorofil tidak ada maka tanaman tidak akan memiliki klorofil.
    2. Cahaya :  beberapa tanaman dalam pembentukan klorofil memerlukan cahaya, tanaman lain tidak memerlukan cahaya.
    3. Unsur N. Mg, Fe :  merupakan unsur-unsur pembentuk dan katalis dalam sintesis klorofil.
    4. Air : bila kekurangan air akan terjadi desintegrasi klorofil.
    Pada tabun 1937 : Robin Hill mengemukakan bahwa cahaya matahari yang ditangkap oleh klorofil digunakan untak memecahkan air menjadi hidrogen dan oksigen. Peristiwa ini disebut fotolisis (reaksi terang).

    H2 yang terlepas akan diikat oleh NADP dan terbentuklah NADPH2, sedang O2 tetap dalam keadaan bebas. Menurut Blackman (1905) akan terjadi penyusutan CO2 oleh H2 yang dibawa oleh NADP tanpa menggunakan cahaya. Peristiwa ini disebut reaksi gelap NADPH2 akan bereaksi dengan CO2 dalam bentuk H+ menjadi CH20.

    CO2 + 2 NADPH2 + O2 ————> 2 NADP + H2 + CO+ O + H2 + O2

    Ringkasnya :
    • Reaksi terang :2 H20 ——> 2 NADPH2 + O2 dan ATP 
    • Reaksi gelap : Pembentukan Glukosa 
    Jadi H2O + CO2 ——> CH2O + O2 atau 6 H2O + 6 CO2 ——> C6H12O6 + 6 O2

    Kemosintesis
    Tidak semua tumbuhan dapat melakukan asimilasi C menggunakan cahaya sebagai sumber energi. Beberapa macam bakteri yang tidak mempunyai klorofil dapat mengadakan asimilasi C dengan menggunakan energi yang berasal dan reaksi-reaksi kimia, misalnya bakteri sulfur, bakteri nitrat, bakteri nitrit, bakteri besi dan lain-lain. Bakteri-bakteri tersebut memperoleh energi dari hasil oksidasi senyawa-senyawa tertentu.

    Bakteri besi memperoleh energi kimia dengan cara oksidasi Fe2+ (ferro) menjadi Fe3+ (ferri).

    Bakteri Nitrosomonas dan Nitrosococcus memperoleh energi dengan cara mengoksidasi NH3, tepatnya Amonium Karbonat menjadi asam nitrit dengan reaksi:
    Nitrosomonas
    (NH4)2CO3 + 3 O2 ——————————> 2 HNO2 + CO2 + 3 H20 + Energi
    Nitrosococcus

    1. Sintesis Lemak
    Lemak dapat disintesis dari karbohidrat dan protein, karena dalam metabolisme, ketiga zat tersebut bertemu di dalarn daur Krebs. Sebagian besar pertemuannya berlangsung melalui pintu gerbang utama siklus (daur) Krebs, yaitu Asetil Ko-enzim A. Akibatnya ketiga macam senyawa tadi dapat saling mengisi sebagai bahan pembentuk semua zat tersebut. Lemak dapat dibentuk dari protein dan karbohidrat, karbohidrat dapat dibentuk dari lemak dan protein dan seterusnya.

    4.1. Sintesis Lemak dari Karbohidrat :
    Glukosa diurai menjadi piruvat ———> gliserol.
    Glukosa diubah ———> gula fosfat ———> asetilKo-A ———> asam lemak.
    Gliserol + asam lemak ———> lemak.



    4.2. Sintesis Lemak dari Protein:
    Protein ————————> Asam Amino
    protease

    Sebelum terbentuk lemak asam amino mengalami deaminasi lebih dabulu, setelah itu memasuki daur Krebs. Banyak jenis asam amino yang langsung ke asam piravat ———> Asetil Ko-A.

    Asam amino Serin, Alanin, Valin, Leusin, Isoleusin dapat terurai menjadi Asam pirovat, selanjutnya asam piruvat ——> gliserol ——> fosfogliseroldehid Fosfogliseraldehid dengan asam lemak akan mengalami esterifkasi membentuk lemak.

    Lemak berperan sebagai sumber tenaga (kalori) cadangan. Nilai kalorinya lebih tinggi daripada karbohidrat. 1 gram lemak menghasilkan 9,3 kalori, sedangkan 1 gram karbohidrat hanya menghasilkan 4,1 kalori saja.

    5. Sintesis Protein
    Sintesis protein yang berlangsung di dalam sel, melibatkan DNA, RNA dan Ribosom. Penggabungan molekul-molekul asam amino dalam jumlah besar akan membentuk molekul polipeptida. Pada dasarnya protein adalah suatu polipeptida.

    Setiap sel dari organisme mampu untuk mensintesis protein-protein tertentu yang sesuai dengan keperluannya. Sintesis protein dalam sel dapat terjadi karena pada inti sel terdapat suatu zat (substansi) yang berperan penting sebagai "pengatur sintesis protein". Substansi-substansi tersebut adalah DNA dan RNA.


    TRY AGAIN
     
    1. Perhatikan pernyataan berikut.
    1) Penamaan protein, lemak, dan karbohidrat
    2) Pengangkutan sari-sari makanan oleh lemak
    3) Respirasi sel
    4) Pengangkutan hormon oleh darah
    5) fotosintesis pada tumbuhan
    Contoh dari metabolisme adalah ….
    a. 1, 2, dan 3
    b. 1, 3, dan 4
    c. 1, 3, dan 5
    d. 2, 4, dan 5
    e. 2, 3, dan 4

    2. Seluruh reaksi yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup menggunakan sumber energi berupa ….
    a. ATP
    b. enzim
    c. glukosa
    d. lemak
    e. protein

    3. Tahapan katabolisme glukosa atau respirasi sel adalah ….
    a. glikolisis, transpor elektron, dan siklus Krebs
    b. transfer elektron, glikolisis, dan siklus Krebs
    c. glikolisis, siklus Krebs, dan transpor elektron
    d. siklus Krebs, glikolisis, dan transpor elektron
    e. siklus Krebs, transpor elektron, dan glikolisis

    4. Hasil dari peristiwa glikolisis adalah ….
    a. 2 ADP, 2 NAD, dan 2 glukosa
    b. 2 ATP, 2 NADH, dan 2 asam piruvat
    c. 2 ADP, 2 NADH, dan 2 asam piruvat
    d. 2 ATP, 2 NAD, dan 2 asam piruvat
    e. 2 ATP, 2 NAD, dan 2 glukosa

    5. Siklus Krebs menghasilkan molekul-molekul ….
    a. H2O, NADH, dan FADH
    b. CO2, NAD, dan FAD
    c. H2O, NAD, dan FAD
    d. CO2, NADH, dan FADH
    e. CO2, NADH, dan FAD

    6. Katabolisme karbohidrat mengalami beberapa tahap, di antaranya transfer elektron yang terjadi di dalam ….
    a. ribosom
    b. sitoplasma
    c. mitokondria
    d. badan golgi
    e. lisosom

    7. Dalam peristiwa anabolisme karbohidrat di antaranya terjadi siklus elektron yang menghasilkan ….
    a. NADH
    b. O2 
    c. FADH2
    d. glukosa
    e. H2O

    8. Seseorang yang telah bekerja berat akan merasa lelah. Hal ini terjadi karena terjadi penimbunan hasil glukosa, yaitu ….
    a. ATP
    b. NADH
    c. asam piruvat
    d. asetil koA
    e. asam laktat

    9. Perhatikan grafik pengaruh enzim terhadap energi aktivasi ….
    Image result for GRAFIK MENURUNKAN ENERGI PENGAKTIFAN

    Berdasarkan grafik tersebut, pengaruh enzim adalah ….
    a. meningkatkan energi aktivasi
    b. menurunkan energi aktivasi tanpa ikut bereaksi
    c. menurunkan energi aktivasi dengan ikut bereaksi
    d. menurunkan laju reaksi
    e. tidak berpengaruh terhadap reaksi

    10. Berikut ini beberapa sifat enzim, kecuali….
    a. selektif
    b. efisien
    c. bekerja bolak-balik
    d. biokatalisator
    e. tahan panas

    11. Enzim ditunjukkan oleh huruf ….
     Image result for Inhibitor non kompetitif dan inhibitor kompetitif ditunjukkan oleh huruf ….
    a. B dan D
    b. B dan A
    c. A dan E
    d. C dan D
    e. C dan E

    12. Inhibitor non kompetitif dan inhibitor kompetitif ditunjukkan oleh huruf ….

    a. A dan B
    b. B dan C
    c. C dan D
    d. C dan E
    e. D dan E

    13. Pada saat pembuatan tape terjadi proses fermentasi yang menghasilkan alkohol setelah peristiwa …
    a. transfer elektron
    b. glikolisis
    c. siklus krebs
    d. dekarboksilasi oksidatif
    e. siklus Calvin-Benson

    14. Dalam satuan berat yang sama, bahan makanan yang menghasilkan energi tertinggi melalui katabolisme
    adalah ….
    a. karbohidrat
    b. protein
    c. lemak
    d. vitamin
    e. mineral

    15. Tempat berlangsungnya reaksi terang fotosintesis adalah …..
    a. membran tilakoid
    b. stroma
    c. matriks
    d. krista
    e. ruang dalam kloroplas

    16. Jika dalam satu siklus Krebs dihasilkan 3 NADH dan 1 FADH2, maka setelah melalui transfer elektron dihasilkan ….
    a. 11 ATP
    b. 24 ATP
    c. 28 ATP
    d. 32 ATP
    e. 36 ATP

    17. Di bawah ini ciri reaksi terang fotosintesis, kecuali ….
    a. penyerapan energi cahaya untuk diubah menjadi energi kimia
    b. dihasilkan ATP dan NADPH2
    c. fotolisis air
    d. membutuhkan cahaya
    e. pengikatan karbondioksida

    18. Dalam peristiwa siklus Calvin-Benson terjadi pengikatan CO2 oleh senyawa
    a. asam fosfogliserat (PGA)
    b. ribulosa bifosfat (RuBP)
    c. fosfogliseraldehid (PGAL)
    d. ATP
    e. NADPH

    19. Kelompok makhluk hidup yang mampu menggunakan reaksi kimia anorganik sebagai sumber energi adalah ….
    a. heterotrof
    b. fotoautotrof
    c. kemoheterotrof
    d. kemoautotrof
    e. parasitis

    20. Proses kemosintesis yang dilakukan oleh bakteri nitrifikasi mempunyai ciri sebagai berikut, kecuali ….
    a. membutuhkan tanah gembur
    b. berlangsung secara aerob
    c. membutuhkan senyawa anorganik
    d. nitrat yang dihasilkan digunakan untuk membentuk protein
    e. berlangsung secara anaerob

    0 Response to "SOAL ULANGAN METABOLISME SEL - KELAS XII"

    Post a Comment

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel